UMKM Ternak Burung Puyuh Petelur Sebagai Alternatif Usaha Berkelanjutan

Authors

  • Rihatul Jannah STKIP Syekh Manshur
  • Dina Pandini STKIP Syekh Manshur
  • Silvi Nazwa Muhibah STKIP Syekh Manshur
  • Hafiz Al Fatah STKIP Syekh Manshur
  • Amelisa Hak STKIP Syekh Manshur

Keywords:

UMKM, Ternak Burung Puyuh, Puyuh Petelur, Usaha Berkelanjutan

Abstract

“Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic 
role in improving the community's economy. One type of MSME with 
potential for development is the quail egg farming business. This 
article aims to examine the potential of quail egg farming as a 
sustainable business alternative. The methods used in this article are 
literature study and descriptive analysis of the characteristics of the 
quail egg farming business. The results of the discussion indicate that 
the quail egg farming business has advantages such as relatively 
small business capital, a fast production cycle, efficient land use, and 
stable market demand. Furthermore, this business also supports 
sustainability aspects from the economic, social, and environmental 
perspectives. However, there are several challenges faced, such as 
fluctuating feed prices, the risk of livestock disease, and limited 
business management. With proper management and support from 
various parties, the quail egg farming MSME has the potential to 
become a competitive and sustainable business.” 


Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran 
strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satu 
bentuk UMKM yang berpotensi untuk dikembangkan adalah usaha 
ternak burung puyuh petelur. Penulisan artikel ini bertujuan untuk 
mengkaji potensi UMKM ternak burung puyuh petelur sebagai 
alternatif usaha berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam 
penulisan artikel ini adalah studi literatur dan analisis deskriptif 
terhadap karakteristik usaha ternak burung puyuh petelur. Hasil 
pembahasan menunjukkan bahwa usaha ternak burung puyuh petelur 
memiliki keunggulan berupa modal usaha yang relatif kecil, siklus 
produksi yang cepat, efisiensi penggunaan lahan, serta permintaan 
pasar yang stabil. Selain itu, usaha ini juga mendukung aspek 
keberlanjutan dari sisi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Meskipun 
demikian, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti 
fluktuasi harga pakan, risiko penyakit ternak, dan keterbatasan 
manajemen usaha. Dengan pengelolaan yang tepat dan dukungan dari 
berbagai pihak, UMKM ternak burung puyuh petelur berpotensi 
menjadi usaha yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, D. (2018). Manajemen Usaha Peternakan Unggas. Yogyakarta: Andi Offset.

Kementerian Koperasi dan UKM. (2020). Peran UMKM dalam Perekonomian Nasional. Jakarta: Kemenkop UKM.

Rasyaf, M. (2017). Beternak Burung Puyuh. Jakarta: Penebar Swadaya.

Saragih, B. (2019). “Pengembangan UMKM Berbasis Peternakan sebagai Upaya

Peningkatan Ekonomi Masyarakat.” Jurnal Ekonomi Pembangunan, 14(2), 120–128.

Suharno, B., & Amri, K. (2016). Peluang Usaha Ternak Unggas Skala Kecil. Jakarta: AgroMedia.

Downloads

Published

2026-07-13